Profile photo of akhmad46

Tugas Individu

R. Akhmad Rival

Based on lecture by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan MSc

Marketting class R-46, Master of Management, Graduate Program of Management and Business Bogor Agricultural University (Institut Pertanian Bogor-IPB), Indonesia

1. Bagaimana cara efektif untuk mengalihkan basis persaingan dilihat dari sisi produknya

Untuk mengalihkan basis persaingan dilihat dari sisi produk, perusahaan dapat melakukan diferensiasi atas produknya. Dengan demikian persaingan tidak hanya berkisar pada harga, akan tetapi lebih kepada manfaat yang dapat diterima konsumen atas produk yang dihasilkan dan dibandingkan dengan produk lain yang ada di pasar.

 2. Apakah diferensiasi dapat melepaskan kita dari persaingan harga, sehingga pelanggan tidak selalu membandingkan harga untuk membeli produk kita

Ya, dengan diferensiasi yang dimiliki sebuah produk, pelanggan akan mengetahui perbedaan dan kualitas produk dibanding produk lainnya dan mereka mau membayar lebih tinggi karena memberi manfaat penting kepada mereka.

 3. Bagaimana cara mengembangkan saluran distribusi untuk suatu usaha yang baru berdiri sehingga lebih efektif dan tidak berdampak modal yang cukup besar, sehingga perusahaan dapat berkembang dengan baik

Untuk mengembangkan saluran distribusi, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Pertimbangan pasar. Harus dipertimbangkan apakah pasarnya merupakan industri dan/atau konsumen, karena akan menentukan jumlah saluran yang diperlukan.
  • Pertimbangan barang. Pertimbangan untuk barang ini meliputi nilai unit, besar dan berat barang terkait ongkos angkutnya, sifat teknis dan kekuatan barang, pemeliharaan persediaan, dan luasnya product line.
  • Pertimbangan perusahaan. Penggunaan saluran distribusi langsung atau pendek biasanya memerlukan jumlah dana yang lebih besar. Selain itu, untuk perusahaan baru biasanya lebih baik menggunakan perantara yang berpengalaman sehingga manajemen dapat mengambil pelajaran dari mereka.
  • Pertimbangan perantara. Dalam hal pemilihan perantara, beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan adalah pelayanan yang diberikan, kegunaan, sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen, apakah perrantara dapat menawarkan barang dalam volume besar dan jangka waktu lama, dan ongkos yang dikeluarkan dengan menggunakan perantara.

4. Bagaimana bila kita membuat suatu produk baru yang belum diketahui atau belum lazim untuk konsumen tetapi bermanfaat

Dengan produk baru yang belum lazim, tapi mempunyai manfaat, maka produk tersebut memiliki diferensiasi dengan produk lain yang ada di pasaran. Hal yang dapat kita lakukan adalah melakukan positioning untuk membangun citra atau identitas di benak konsumen

5. Pertambahan nilai ekonomis dilihat dari kinerja pemasaran apakah dapat dilihat dari nilai kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan

Dengan adanya kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan, diharapkan konsumen akan melakukan pembelian kembali atas produk atau jasa yang kita hasilkan. Dengan demikian maka dapat dipastikan nilai ekonomis akan semakin besar dengan adanya kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan

6. Dari balance scorecard komponen yang dinilai adalah financial, pelanggan, internal bisnis dan pembelajaran. Apakah dapat dijelaskan contoh bentuk pembelajaran yang dapat meningkatkan performance perusahaan

Bentuk pembelajaran yang dapat meningkatkan performance perusahaan antara lain dalam hal pengembangan produk. Dengan pengembangan produk, maka barang yang dihasilkan akan mempunyai nilai tambah dan secara tidak langsung dapat meningkatkan pangsa pasar yang kita miliki.

7. Bagaimana perbedaaan antara perencanaan strategis pada tingkat unit bisnis dan pada tingkat perusahaan

Perencanaan strategis di tingkat perusahaan tidak secara langsung menghasilkan nilai bagi pemegang saham, namun headquarters dapat menjadi sangat mahal dan menyerap proporsi yang penting dari nilai pemegang saham. Headquarters hanya akan menambah nilai jika dapat membuat unit bisnis menghasilkan keuntungan tambahan yang akan memperkecil biaya yang dihasilkan oleh headquarters.

Perencanaan strategis pada tingkat unit bisnis harus mengikuti proses bottom-up karena pusat korporasi memiliki sedikit pengetahuan detail tentang pelanggan dan kompetitor untuk mengembangkan pilihan yang dapat dipraktekkan. Peranan pusat korporasi adalah berrtindak sebagai katalis dan fasilitator.

8. Kapan diversifikasi produk itu dapat dijalankan dengan tepat oleh suatu perusahaan, apakah menunggu satu usaha yang utama sudah establish atau dapat langsung mengembangkan produk lain sedangkan yang utama masih berkembang juga.

Diversifikasi produk dapat dijalankan saat produk utama masih berkembang, karena akan mengurangi ketergantungan pada suatu pasar produk dan dapat memuluskan kinerja perusahaan dengan menciptakan kondisi persaingan dan siklus produk dalam pasar produk yang berbeda.

9. Dilihat dari matrik ukuran kepuasan pelanggan, mana yang lebih berbahaya bagi perusahaan, apakah tidak puas kemudian komplen atau tidak puas tidak komplen.

Jika pelanggan tidak puas kemudian komplain, maka perusahaan dapat melakukan perbaikan yang perlu untuk langkah ke depan. Yang berbahaya adalah pelanggan yang tidak puas tapi tidak komplain, sehingga perusahaan merasa ‘aman’, tidak ada yang salah/kurang dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Yang lebih berbahaya lagi adalah jika konsumen tersebut ‘komplain’ kepada relasi/keluarga/teman-temannya, sehingga produk tersebut memiliki citra yang negatif dibanding produk lainnya yang ada di pasaran.

10. Disebutkan dengan terbentuknya brand loyalty maka akan menjadikan cost lebih irit, bagaimana biaya untuk suatu usaha menjadikan konsumen itu loyal, apakah dapat lebih kecil dari pencapaian usahanya

Biaya untuk menjadikan konsumen itu loyal adalah sama dengan biaya yang dikeluarkan untuk diferensiasi produk yang dapat menarik pelanggan, memberikan manfaat penting pada pelanggan, dan dapat memuaskan pelanggan. dengan semakin banyaknya pelanggan yang “terikat” dengan produk kita maka keuntungan perusahaan akan semakin besar. Dengan demikian biaya tersebut dapat dikatakan lebih kecil daripada pencapaian usahanya.

11. Kenapa untuk membuat atau menuju suatu ekuitas merk harus dibuat merk yang berbeda untuk tiap daerah seperti yang dilakukan Bogasari, apakah hal tersebut tidak menjadikan biaya lebih tinggi

Hal ini dinamakan individual branding, yaitu strategi pemasaran dengan memasukkan portofolio produk ke tiap produk dan memberikan merk unik. Dengan demikian setiap produk memiliki citra dan identitasnya sendiri sehingga sangat memudahkan positioning produk dan menempati segmennya masing-masing tanpa perlakuan khusus.

12. Merk popular belum tentu dikonsumsi oleh konsumen, apakah berarti tidak perlu popular tetapi banyak dikonsumsi

Memang merk yang popular belum tentu dikonsumsi oleh konsumen, akan tetapi dengan menjadi merk yang popular, maka akan meningkatkan pangsa pasar yang ada, seperti misalnya Kellog, dimana pilihan pelanggan sebesar 47% pada saat produknya tidak dikenal menjadi 59% ketika nama Kellog teridentifikasi.

13. Apakah top of mind selalu memimpin penjualan, karena terkadang top of mind bukan untuk seluruh produk perusahaan tetapi hanya satu lini produk saja

Biasanya top of mind memimpin penjualan. Hal ini dikarenakan produk sudah diasosiasikan dengan brand, sehingga untuk suatu produk, konsumen akan menyebutkan atau memilih produk top of mind.

14. Bagaimana iklan dapat mempengaruhi atau dijadikan sumber keputusan konsumen untuk membeli suatu produk

Dari sudut pandang konsumen, iklan merupakan salah satu bentuk informasi pasar. Dengan adanya iklan, akan mempengaruhi aspek kognitif dari konsumen, yang akan disimpan dalam memorinya atau alam bawah sadarnya, dan akan mempengaruhi pertimbangan dalam menentukan produk mana yang akan menjadi pilihannya.

15. Apa saja strategi umum untuk menciptakan keunggulan diferensiasi

a. Product Quality Killer. Reliabilitas (ketahanan) dan conformance (kesesuaian) yang diharapkan pelanggan untuk suatu produk tertentu

b. Product Quality Drivers. Kinerja dan durabilitas. Dengan memperbaiki kinerja, tidak akan mudah kehilangan market share dari waktu ke waktu. Suatu bisnis yang dapat mempertemukan keinginan pelanggan yang besar mengenai durabilitas, akan mudah dalam mempertahankan pelanggan lama dan menarik pelanggan baru.

c. Product Quality Enhancer. Fitur dan servis. Fitur sebagai sumber diferensiasi menjadi lebih penting karena pelanggan seringkali meminta lebih dari unsur dasar kualitas produk yang ada. Kemampuan memberi servis adalah peningkatan kualitas yang lain, kemudahan, kecepatan, dan biaya pemeliharaan/perbaikan.

d. Product Quality Aesthetics. Penampilan dan reputasi. Penampilan atau kemasan suatu produk dapat berdampak besar untuk kesuksesan produk. Reputasi perusahaan yang telah maju dapat menjadi penting di beberapa pasar.

16. Apa saja factor yang membatasi pencapaian pasar potensial

Faktor yang membatasi pencapaian pasar potensial (Best, 2005) adalah:

  • Faktor Kepedulian.
  • Faktor Ketersediaan
  • Faktor Kemampuan untuk Dipakai
  • Defisiensi Manfaat/Benefit
  • Faktor Kemampuan.

17. Apakah pemimpin pasar dapat selalu menjadi pioneer dalam menangkap pangsa pasarnya? Dan strategi apa yang lebih baik bagi pemimpin pasar antara memperluas pasar atau meningkatkan pangsa pasar dengan bersaing?

Pemimpin pasar tidak selalu dapat menjadi pioneer. Lebih baik memperluas pangsa pasar agar diagram pie pasar nya menjadi lebih besar. Karena jika hanya bersaing meningkatkan pasar melalu bersaing diagram pie pasarnya masih sama tdk semakin besar sehingga yg terjadi hanya mengambil pasar yang sudah ada dan dimiliki pesaing ttp pangsa tidak smkn besar.

18. Strategi penetrasi pasar dengan memotong harga apakah dapat efektif, dimana akan terjadi kesulitan mengatur margin dan cost

Strategi penetrasi pasar dengan memotong harga merupakan strategi yang agresif untuk mendapatkan market share atas suatu produk. Strategi ini dapat menjadi efektif, apabila produsen mampu untuk menentukan break even point dan pandai menentukan saat yang paling tepat untuk harga dimana pelanggan menerima penawaran yang dapat meningkatkan keuntungan.

19. Bagaimana cara menetapkan harga produk yang kompetitif tetapi tidak mengganggu margin dan tetap dapat bersaing

Untuk dapat menetapkan harga produk yang kompetitif, dapat dilakukan dengan cara penetapan harga berbasis biaya. Pendekatan ini bermula dari biaya dan margin yang diinginkan, kemudian harga ditetapkan dan disalurkan ke pihak ketiga yang akan me-mark up harga sesuai dengan yang mereka inginkan. Ada beberapa cara dalam pendekatan ini:

  • Floor Pricing. Ini berfungsi untuk menetapkan harga terendah yang diberikan perusahaan dan tetap mencapai financial objective, atau dapat didasari pada return on investment.
  • Cost-Plus Pricing, yaitu penentuan harga dengan penambahan biaya. Biasanya digunakan pada tahap awal siklus kehidupan produk seiring meningkatnya volume dan menurunnya ongkos perusahaan.
  • Penetration Pricing, dilakukan perusahaan-perusahaan yang fokus dalam mengembangkan volume/kuantitas. Hal ini cenderung diterapkan pada fase pertumbuhan/perkembangan produk ketika volume berkembang dengan respons tercepat terhadap harga rendah.
  • Low-Cost Leader Pricing. Biasanya terjadi pada siklus kehidupan/keberadaan barang/produk ketika diferensiasi produk berrkurang dan harga kompetitor meningkat
  • Competitive Bid Pricing. Digunakan pada pasar dimana terdapat diferensiasi produk yang sedikit atau tidak sama sekali
  • Harvest Pricing. Pada tahapan akhir siklus kehidupan/keberadaan sebuah produk, margin biasanya rendah dan volumenya datar atau menurun. Berdasarkan biaya dan kebutuhan margin yang lebih tinggi, perusahaan akan menaikkan harga sebagai antisipasi berkurangnya volume.

20. Apa saja faktor penentu tingkat persaingan industry

Faktor penentu tingkat perrsaingan industri adalah:

  • Pesaing-pesaing industri (industry competitor). Ancaman dari kekuatan persaingan segmen yang ketat dan banyaknya pesaing yang agresif menjadikan suatu pasar (segmen pasar) kurnag menarik atau tidak menarik.
  • Pendatang baru potensial (potential entrans). Pendatang baru atau produk baru bagi suatu industri membawa kapasitas baru, meramaikan persaingan, memperoleh pangsa pasar dan posisi bersaing serta sering juga membawa pendekatan pemasaran baru yang lebih memuaskan pelanggan.
  • Produk-produk pengganti (substitutes). Produk pengganti adalah produk-produk yang menjalankan fungsi yang sama. Segmen pasar menjadi tidak menarik jika terdapat banyak produk substitusi yang senantiasa membatasi harga dan laba.
  • Pembeli (buyers). Ancaman datang dari peningkatan kekuatan posisi tawar pembeli, dimana pasar menjadi tidak menarik jika pembeli memiliki (potensi) posisi tawar yang kuat atau meningkat.
  • Pemasok (suppliers). Ancaman datang dari peningkatan kekuatan posisi tawar pemasok, dimana pasar menjadi tidak menarik jika pemasok memiliki (potensi) posisi tawar yang kuat atau meningkat seperti dominan mengendalikan harga, kualitas, dan kuantitas yang meeka pasok.

21. Bagaimana tahapan pengenalan merk untuk suatu usaha baru

Manajemen merk memfokuskan pada penciptaan nilai tambah yang dirasakan dan ditawarkan perusahaan kepada pelanggan. manajer melakukan hal inin dengan membentuk identitas merk. Citra merk aadalah apa yang dirasakan oleh pelanggan, sedangkan identitas merk adalah pesan tentang merk yang diinginkan petugas pemasaran untuk dirasakan oleh pelanggan. proses komunikasi merk ini sebagaimana pada gambar berikut:

22. Jumlah pengulangan iklan harus terlewati sehingga efektif, tetapi kapan kita dapat mengetahui atau menyimpulkan bahwa pengulangan itu efektif atau iklan tersebut gagal

Untuk mengukur efisiensi dan keefektifan iklan, dapat diukur dengan beberapa tools dengan tujuan agar kita dapat mengetahui apakah iklan dan promosi yang dilakukan sudah tepat. Seperti mengetahui besaran GRP, Elastisitas Iklan, Impresi, serta CPM.

23. Bagaimana cara menstimulus perilaku konsumen dengan efektif untuk jenis konsumen yang beragam

Untuk dapat menstimulus perilaku konsumen yang beragam dapat dilakukan dengan berbagai bentuk, antara lain iklan yang mudah diingat dan diketahui orang banyak, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan perseorangan, dan respons langsung.

24. Bagaimana efektivitas promosi melalui sebuah event atau acara yang bersifat entertainment atau olah raga, bagaimana sifat promosi atau iklan tersebut

Dengan melakukan promosi melalui even atau acara yang bersifat entertainment atau olahraga, capaian target konsumen dapat langsung diketahui, minimal sebesar jumlah pengunjung even tersebut. Dan dengan sifatnya yang mendekatkan produk atau bahkan perusahaan itu sendiri langsung kepada konsumen, dengan even yang diusungnya, dapat menciptakan segmen pasar tertentu yang bahkan bisa menyebabkan konsumen yang loyal. Jadi efektivitas promosi melalui suatu even atau acara tersebut sangat efektif.

25. Bagaimana strategi yang baik untuk suatu usaha yang baru berkembang, apakah jumlah pasar yang besar atau tingkat margin yang tinggi

Strategi untuk suatu usaha yang baru berkembang adalah dengan jumlah pasar yang besar. Dengan demikian perusahaan dapat melakukan penetrasi pasar yang dapat mendorong pertumbuhan penjualan atau sales dan meluaskan total populasi pemakai.

No Comments

Skip to toolbar